Sunday, September 5, 2010

Leaving On the Car


(Ini bukanlah gambar mobilku yang sebenarnya. Hanya untuk keperluan ilustrasi)

Ini malam terakhirku di Jakarta, soalnya besok sudah akan mudik ke Yogyakarta, tepatnya Godean. Rasanya masih ingin di Jakarta untuk berkumpul dengan teman-teman, tapi keluarga memang lebih utama.

Bapak dan Ibuku sudah sibuk menyiapkan segala sesuatu, sementara aku masih sibuk di depan komputer menulis blog ini. Sebenarnya keperluanku tidak begitu banyak, jadi masih ada waktu senggang.

Waktu sudah menunjukkan hampir jam 11. Mataku sudah mulai pegal. Dari luar rumah masih terdengar suara alunan gitar dan nyanyian sombreng tetanggaku yang berantakan. Bapakku sudah memasuki kamar untuk mengistirahatkan badan, sementara Ibuku masih saja membersihkan tumpukan piring dan gelas yang tersisa di tempat cucian.

Jemariku masih mahir memainkan mouse untuk meng-klik tab-tab di layar browser Google Chrome. Suara-suara motor bising mengganggu telingaku. Suara TV di sebelahku tidak kudengarkan karena sedang konsentrasi kepada komputer. Ya, memang kalau sudah di depan komputer aku seperti terbawa ke dunia lain sehingga hampir tidak bisa terbagi konsentrasi.

Gelak tawa yang kudengarkan seperti sekumpulan orang-orang yang tidak biasa makan sehat, mungkin hanya makan nasi dan tempat atau tahu. Setiap hari libur pasti ada saja acara tetanggaku untuk mengumpulkan kawan-kawannya dan begadang hingga keesokan paginya, meskipun semua hari adalah hari libur baginya. Aku juga tidak tahu dari mana ia mendapat teman-teman tersebut. Jujur saja aku merasa terganggu.

Ibuku sudah pamit untuk memenjamkan matanya, sementara suara-suara terkutuk itu tidak henti-hentinya mengganggu ketenangan kami di dalam rumah ini.

Aku melihat ke sekitar ruang tamu, memeriksa keadaan terakhir sebelum akan ditinggalkan. Mungkin ini saatnya aku ikut mengistirahatkan mataku setelah seharian di depan komputer.

Sayounara...
Auf Wiedersehen...
Au revoir...
See you again...
Sampai berjumpa lagi...

No comments:

Post a Comment